Ini Kisah Tiga Dara - Mencari Cinta sambil Berdendang, dari Pasar Geliting hingga Sikka
film 12:40 AM
Judul : Ini Kisah Tiga Dara
Sutradara & Produser : Nia Dinata
Skenario : Nia Dinata & Lucky Suwandi
Pemain : Santhy Paredes, Tara Basro, Tatyana Akman, Titiek Puspa, Rio Dewanto, Reuben Elishama, Richard Kyle, Ray Sahetapy, Cut Mini, Joko Anwar
Bahasa : Bahasa Indonesia & Bahasa Inggris (disertai teks)
Tanggal Rilis : 1 September 2016
Synopsis
Sejak kedatangan sang Oma, kehidupan kakak-beradik Gendhis (Shanty Paredes), Ella (Tara Basro), dan Bebe (Tatyana Akman) langsung berubah. Oma (Titiek Puspa) mulai was-was melihat tiga cucu perempuannya yang cantik-cantik, tapi belum juga ketemu jodoh. Oma pun menyalahkan sang Ayah (Ray Sahetapy) yang telah membiarkan cucu-cucunya bekerja terus-menerus mengurus hotel keluarga mereka di Maumere.Sebagai cucu pertama, Gendhis menjadi target utama Oma untuk dicarikan jodoh. Gendhis yang perfeksionis dan jutek, lebih senang memasak sebagai chef hotel daripada berkenalan dengan pria-pria pilihan Oma. Oma semakin pusing, apalagi melihat kelakukan Bebe, si cucu ketiga, yang nempel terus dengan salah seorang turis blasteran yang menginap di hotel mereka, Erik (Richard Kyle).
Sebuah insiden kecil mempertemukan Gendhis dengan Yudha Palle (Rio Dewanto), seorang tamu hotel yang juga punya jaringan perhotelan di seluruh Indonesia. Kejadian itu membuat Gendhis benci setengah mati pada Yudha. Sebaliknya, Ella, sang adik kedua justru langsung jatuh hati pada Yudha dan mengesampingkan segala perhatian yang diberikan oleh Bima (Reuben Elishama), sahabatnya sedari kecil.
Akankah kisah kasih tiga dara ini berakhir bahagia?
Personal Taste
Ini Kisah Tiga Dara adalah salah satu film Indonesia yang saya nanti-nantikan pemutarannya. Pasalnya, saya baru saja menonton film Tiga Dara yang baru saja direstorasi itu - dan saya suka sekali film itu. Rilisnya film ini setelah film Tiga Dara hasil restorasi diputar kembali di bioskop-bioskop masa kini, merupakan momen yang sangat tepat. Dan sebagai catatan, film Ini Kisah Tiga Dara adalah film yang terinspirasi dari film karya Usmar Ismail tersebut. Jadi, film ini bukan remake atau adaptasi, meskipun premis ceritanya hampir serupa.Belajar dari pengalaman, biasanya film Indonesia justru cepat sekali turun dari layar bioskop tanah air. Maka, begitu tanggal 1 September 2016, saya pun langsung menonton film ini di bioskop terdekat. And it's really worth to watch!
Poin pertama yang saya suka banget: ceritanya! Buat saya, film ini adalah salah satu film komedi romantis Indonesia terbaik yang pernah saya tonton. Premisnya sederhana tapi sangat berhubungan dengan isu sosial di masyarakat saat ini, tentang status lajang perempuan yang sudah cukup usia tapi belum juga berkeluarga. Atmosfir hangat pun terbangun hingga akhir, mengalir bersama alur cerita tanpa terasa dipaksakan.
Poin kedua yang juga bikin saya 'ngilu' sepanjang menonton film ini: pemandangan Maumere yang luar biasa indah! Amboi! Film Ini Kisah Tiga Dara berhasil membuat saya bertekad untuk segera berangkat ke Maumere... tapi nabung dulu, deh.
Poin ketiga: penata busananya. God, saya suka banget baju-baju tiga dara di film ini! Kesukaan saya adalah gaya Bebe yang playful dan Gendhis yang classic, tapi tetap memasukkan unsur kain tradisional ke dalam gaya busana mereka. Gaya mereka boleh banget jadi contekan buat outfit liburan nanti! Oh ya, saya juga suka baju-bajunya Titiek Puspa di film ini. Nanti, kalau sudah nenek-nenek, mudah-mudahan saya masih bisa bergaya chic seperti Beliau, hihihi...
Poin selanjutnya: Shanty Paredes! Aktris yang dulunya saya kenal sebagai penyanyi dan VJ MTv ini berakting dengan sangat luar biasa di film ini. Judesnya dapet, sayang sama keluarganya dapet, insecure-nya dapet, pokoknya semuanya pas di mata saya. Saya bahkan sampai menjagokan Shanty untuk menyabet Piala Citra tahun depan.
Selain Shanty, pemeran lainnya juga saya suka. Tara Basro, oh Tara Basro, kakinya saja yang tampil di layar sudah kelihatan keseksiannya. Saya sempat membaca beberapa review negatif tentang Tatyana Akman, tapi buat saya dia cukup oke memerankan Bebe. Menyandingkan Bebe di Ini Kisah Tiga Dara dengan Neni di Tiga Dara, buat saya mereka sama-sama tokoh yang menyenangkan.
Tapi, yang paling sering jadi scene-stealer tentu saja aktris legendaris Titiek Puspa! Di film ini, saya sebenarnya melihat Titiek Puspa... ya, sebagai Titiek Puspa. Hanya saja, sang sutradara, Nia Dinata, entah bagaimana bisa jago banget memasukkan karakter 'nenek lincah' khas Titiek Puspa yang sudah begitu melekat itu ke dalam scene-scene dalam film ini. And it works most of the time.
Catatan minus yang bisa saya kasih buat film ini cuma satu: lirik lagunya. Jujur saja, lirik lagunya berantakan. Sayang banget, padahal koreografi yang disajikan sangat sangat sangat menunjang film musikal ini. Tapi, lirik-lirik lagunya kok... hmm... kok ganggu ya?







