#WonderfulEclipse, Kisah Untuk Anak-Cucu Hingga Generasi Selanjutnya
7:58 AMTanggal 9 Maret 2016, tepat pukul 04.00 pagi, alarm saya berdering nyaring.
Rasanya baru beberapa jam saya terlelap. Itu pun termasuk dua jam terakhir saya berjuang mempertahankan kelopak saya tetap terpejam meskipun kegaduhan sudah terdengar dari kamar-kamar lain di WW House sejak dini hari. Para tetangga kamar hostel kami memang sangat antusias menyambut datangnya hari ini. Sebelum mengunci pintu semalam, saya melihat beberapa orang sudah mempersiapkan peralatan tempur mereka: kamera DSLR dengan lensa-lensa berbagai ukuran, tripod, dan filter khusus gerhana matahari. Pokoknya, semuanya tersedia lengkap untuk mengabadikan momen Gerhana Matahari Total 2016.
![]() |
| Jadwal Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di beberapa wilayah Indonesia (sumber : wego) |
Dengan segala kegundahgulanaan itulah, akhirnya saya dan ayah saya berangkat bersama pihak tur menuju Pantai Tanjung Kelayang, Belitung Timur. Dan itulah satu-satunya saat di mana saya melihat jalan-jalan di Belitung penuh dengan khalayak, seakan-akan semua penghuni pulau tumpah ruah menuju satu titik yang sama untuk menyaksikan fenomena alam ini. Bang Ito, pemilik hostel yang kami tinggali, berkelakar bahwa Pulau Belitung sekarang agak turun sedikit saking banyaknya orang yang datang ke sana, hahaha...
Ketika saya sampai di Pantai Tanjung Kelayang, saya melihat lautan manusia memenuhi garis pantai. Bahkan, jembatan di dermaganya penuh sesak dengan orang-orang yang sudah siap dengan kamera segala jenis di tangan. Dengan gesit, saya pun menyelipkan diri di antara kerumunan dan akhirnya menemukan satu spot yang cukup bagus untuk menyaksikan Gerhana Matahari Total. Ayah saya tak lama kemudian datang dengan tergopoh-gopoh sambil membawa kacamata filter yang saya yakin sudah susah payah ditawar. Harganya mentok di Rp40.000,00/buah.
Saya melihat jam di telepon genggam. Pukul 06:15. Matahari sudah muncul malu-malu di ufuk timur.
Sebelumnya, saya sudah mendapat pelajaran yang berharga dalam mengambil kesempatan yang tidak akan datang untuk kedua kalinya. Namun, saya lupa bahwa dibalik terciptanya suatu kesempatan emas, sesungguhnya ada hal lain yang menentukan apakah kesempatan itu menjadi berharga, atau tidak. Orang menyebutnya nasib. Suratan takdir. Kehendak Yang Kuasa.
Hari itu, Tuhan berkehendak langit Belitung berawan.
![]() |
| Pukul 06.15 - Pantai Tanjung Kelayang, Belitung Timur. Awan tebal menutupi matahari |
Hingga pada sekitar pukul 06.50, kami menyadari bola merah yang kami amati melalui kacamata filter itu kini tak lagi berbentuk bulat sempurna.
Bulan sudah muncul!
Semua orang yang tadinya resah langsung berteriak riuh rendah.
Gerhana Matahari Total pun resmi dimulai!
![]() |
| Pukul 06.59 - Pantai Tanjung Kelayang, Belitung Timur. Bulan mulai menutupi cahaya matahari |
![]() |
| Pukul 07.05 - Pantai Tanjung Kelayang, Belitung Timur. Sudah setengah jalan~ |
![]() |
| Pukul 07.18 - Pantai Tanjung Kelayang, Belitung Timur. Sedikit lagi~ |
![]() |
| Pukul 07.21 - Pantai Tanjung Kelayang, Belitung Timur. Detik-detik menuju Gerhana Matahari Total |
![]() |
| Foto gerhana matahari diambil menggunakan fasilitas kamera ponsel dan filter seadanya |
Dan momen Gerhana Matahari Total di Belitung ini selamanya akan abadi di dalam ingatan saya.
Pada puncak Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016, pukul 06:22 WIB, saya menangis.
![]() |
| Pukul 07.22 - Pantai Tanjung Kelayang. Puncak Gerhana Matahari Total. |
Bahkan, saya merinding saat menulis bagian ini.
Hari itu, Tuhan mengizinkan saya untuk mendapatkan kesempatan yang luar biasa berharga yang hanya terjadi sekali dalam seumur hidup saya.
Dan saya pun memutuskan untuk menceritakan kisah ini di sini, supaya banyak orang bisa membaca dan mengetahui bagaimana saya menyaksikan Gerhana Matahari Total 2016 ini. Harapannya, kisah ini bisa diteruskan hingga ke anak-cucu bahkan ke generasi-generasi selanjutnya.
Psst... Karena melihat kehebohan saya dan ayah saya selama menyaksikan Gerhana Matahari Total, seorang wartawan The Straits Time Singapore tergerak untuk mewawancarai kami lho, hihihi...
Selamat bercerita kepada anak-cucu hingga generasi selanjutnya! #WonderfulEclipse








0 comments