Judul : The Grand Budapest Hotel
Sutradara : Wes Anderson
Produser :Wes Anderson, Scott Rudin, Steven Rales, Jeremy Dawson
Skenario : Wes Anderson
Pemain : Ralph Fiennes, F. Murray Abraham, Adrien Brody, Jude Law, Saoirse Ronan, Tony Revolori
Bahasa : Bahasa Inggris
Tanggal Rilis : 7 Maret 2014 (US & UK)
Synopsis
Film ini menceritakan kisah Zero Moustafa, seorang lobby-boy yang baru saja diterima magang di The Grand Budapest Hotel. Sebagai anak magang baru, ia dilatih langsung oleh Monsieur Gustave, concierge di hotel tersebut. The Grand Budapest Hotel merupakan hotel mewah dan tersohor saat itu, dan bekerja di sana merupakan suatu kebanggaan tersendiri.Suatu hari, Zero mendapat kabar kematian Madame C.V.D.u.T., salah seorang tamu yang sering berkunjung ke hotel mereka. Monsieur Gustave dan Zero pun menghadiri pemakamannya dan Monsieur Gustave mendapat bagian warisan dari Madame D sesuai surat wasiatnya. Namun, ada bagian yang hilang di antara kesemua wasiat Madame D sehingga pemberian warisan kepada keluarga Madame D terpaksa ditunda hingga bagian yang hilang diketemukan. Dmitri, putra Madame D, menuduh dan melaporkan Monsieur Gustav sebagai pembunuh ibunya sehingga Monsieur Gustav pun masuk penjara.
Siapakah pembunuh Madame D yang sebenarnya? Berhasilkah Zero dan Monsieur Gustav membuktikan bahwa diriya tak bersalah? Bagaimanakah nasib The Grand Budapest Hotel selanjutnya?
Personal Taste - Spoiler Alerts!
Saya sudah 2 kali nonton film ini, dan masih saja tertawa saat melihat kekonyolan Zero dan Monsieur Gustave dalam petualangan mereka di film ini. Dari segi cerita, sebetulnya film ini cukup klise. Namun, dari segi pengemasan, The Grand Budapest Hotel cukup ciamik. Mulai dari setting hingga kostumnya dipersiapkan dengan sangat baik. Kalau saya perhatikan, film ini banyak bermain dengan warna-warna pastel seperti merah muda, ungu, biru muda, dll. Penjaranya pun terlihat 'manis'. Di sisi lain, kekejian dan ketamakan Dmitri dan pembunuh bayarannya digambarkan dengan cukup baik.Selain pemanjaan secara visual, hal lain yang menjadi keunggulan film ini adalah unsur humornya yang khas. Film ini sebetulnya bukan film komedi, tapi menurut saya porsinya lebih banyak dari unsur dramanya. Bagi penonton yang terbiasa dengan selera humor films Hollywood mungkin akan merasakan sedikit jetlag dengan humor film ini. Ada banyak punchline yang terselip di dialog dan ekspresi tokoh-tokoh, terutama Monsieur Gustave dan Zero Moustafa. Asli, saya beberapa kali ketawa saat menyaksikan film ini :))




