Judul : The Imitation Game
Sutradara : Morten Tyldum
Produser : Nora Grossman, Ido Ostrowsky, Teddy Schwarzman
Skenario : Graham Moore
Pemain : Benedict Cumberbatch, Keira Knightly, Matthew Goode
Bahasa : Bahasa Inggris
Tanggal Rilis : 14 November 2014 (UK)
Durasi : 114 menit
Synopsis
Bletchley Park, 1939.
Alan Turing (Benedict Cumberbatch), seorang ahli matematika, baru saja mendapat tawaran untuk bergabung dalam operasi militer Inggris untuk melawan Jerman di Perang Dunia II. Dalam wawancara singkatnya dengan Alastair Denniston, terlihat bahwa Turing adalah ilmuwan yang jenius, arogan, dan anti-sosial. Ia pun bergabung dengan anggota tim kriptograf di bawah pimpinan Hugh Alexander (Matthew Goode). Tim kecil tersebut diminta untuk memecahkan kode yang dibuat oleh Enigma, mesin pembuat kode yang digunakan oleh tentara Nazi untuk bertukar informasi selama perang berlangsung. Memecahkan kode Enigma merupakan suatu pekerjaan yang mustahil dan dibutuhkan waktu yang luar biasa lamanya. Setiap harinya, setting dari mesin tersebut diubah setelah jam 12 malam. Artinya, bila dalam 1 hari kode yang sampai tidak terpecahkan, maka para kriptograf harus mulai memecahkan kode baru dari awal di setiap harinya.
Berbeda dengan anggota-anggota tim yang fokus pada kode-kode yang didapat, Turing justru berusaha membuat sebuah mesin yang dapat memecahkan kode Enigma. Merasa dirinya lebih baik daripada anggota tim lainnya, ia pun menulis surat kepada Winston Churchill. Tanpa diduga, Winston Churchill menunjuk Turing untuk memimpin tim tersebut menggantikan Hugh. Tanpa tuding-tuding, ia langsung memecat 2 partner timnya dan sekonyong-konyong membuka lowongan bagi siapa saja yang dapat memecahkan teka-teki silang buatannya. Joan Clarke, seorang wanita lulusan Cambridge, secara mengejutkan dapat memecahkan teka-teki buatan Turing dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dirinya. Clarke pun bergabung dalam tim tersebut.
Di tengah proses pembuatan mesin seharga 100,000 poundsterling, mendadak tim tersebut digemparkan dengan adanya mata-mata Uni Soviet, dan Turing menjadi tersangka utamanya. Tanpa disangka, semua anggota tim membelanya. Clarke pun membantu Turing untuk lebih terbuka dengan anggota timnya sehingga ia pun menjadi lebih akrab dan disenangi anggota-anggota timnya. Namun, kekompakan tim tidak akan berarti jika kode Enigma tak kunjung terpecahkan. Bagaimana nasib Turing dan timnya dalam memecahkan kode Enigma? Benarkah ada penyusup di dalam anggota tim tersebut? Dan, rahasia apakah yang selama ini disembunyikan oleh Turing?
Personal Taste - Spoiler Alerts!
Saya suka sekali dengan film ini!
Mungkin karena saya punya ketertarikan tersendiri dengan sejarah dan psikologi karakter, sehingga saya sangat menikmati film ini. Lewat plot maju-mundur, perkembangan karakter Alan Turing sebagai homoseksual dan ilmuwan tergambar dengan sangat baik. Tidak seperti kebanyakan film tentang homoseksual, sama sekali tidak ada adegan seks di film ini sehingga saya sama sekali tidak merasa turn-down selama mengikuti ceritanya. Justru, jalan cerita yang manis berujung getir yang membuat saya jadi mellow sendiri.
Benedict Cumberbatch menampilkan akting yang oke banget di film ini. Saya asli nggak terlalu suka dengan Cumberbatch, karena entah mengapa dia ini spesialis peran arogan banget. Tapi... dengan berkembangnya karakter Alan Turing yang diperankannya, ia pun mulai mengeluarkan eksplorasi aktingnya sehingga di film ini kita bisa melihatnya sebagai seorang pria yang narsis, kikuk, bahkan rapuh. Dua jempol buat Cumberbatch! Keira Knightley juga aktingnya natural. Meskipun menjadi pemain utama wanita, sosoknya tidak mencuri fokus penonton dari jalannya cerita. Dan, yang tidak disangka-sangka, ada Matthew Goode di film ini! Aksen dan senyumnya itu, lho... astagaahh :))
Rate
Saya berani kasih nilai 4.50 dari 5.00 untuk The Imitation Game. Kekuatan utamanya ada di perkembangan karakter Alan Turing yang diperankan oleh Benedict Cumberbatch dan plot ceritanya sendiri. Very recommended!
Oh ya! Saya juga mau kasih 1 cuplikan yang jadi adegan favorit saya sepanjang film ini. Dan di adegan ini, saya yang awalnya nggak terlalu simpati dengan Benedict Cumberbatch berubah jadi nggak bisa move on! Check this out ;)
Isn't he lovely?










