The Avengers : Age of Ultron
1:55 AM
Judul : The Avengers : Age of Ultron
Sutradara : Joss Whedon
Produser : Kevin Feige
Skenario : Joss Whedon
Pemain : Robert Downey Jr., Chris Hemsworth, Mark Ruffalo, Chris Evans, Scarlett Johansson, Jeremy Renner, Samuel L. Jackson
Bahasa : Bahasa Inggris
Tanggal Rilis : 1 Mei 2015 (US)
Synopsis
Kemunculan Hydra di Sokovia kembali mempersatukan para superhero menjadi The Avangers. Mereka berhadapan dengan 2 anak kembar hasil eksperimen Strucker, Pietro dan Wanda Maximoff, yang membawa tongkat milik Loki yang memiliki kekuatan luar biasa. Saat itu, Wanda berhasil memanipulasi pikiran Tony Starks sehingga ia melihat mimpi terburuknya, di mana The Avengers mati dan bumi diserang oleh alien.
Ketakutan Starks setelah melihat mimpinya membuatnya berpikir untuk membuat suatu system keamanan global yang bernama Ultron. Bersama Bruce Banner, mereka pun berusaha membangun Ultron dengan bantuan kekuatan tongkat Loki yang berhasil mereka rebut dari si kembar Maximoff. Begitu Ultron diaktifkan, system tersebut bukannya menjaga keamanan dunia, tetapi justru bermaksud untuk membawa umat manusia menuju kebinasaan. Bagaimana The Avengers mengalahkan system yang telah mereka buat?
Personal Taste - Spoiler Alerts!
Saya bukan penggemar berat film-film superhero adaptasi Marvel DC, tapi saya selalu mengikuti perkembangan ceritanya, terutama seri Captain America, Iron-Man, Thor, dan The Avangers. Menurut saya, ide penggabungan sekelompok superhero dalam 1 film seperti The Avangers adalah suatu hal yang jenius dan menjadi daya tarik tersendiri. Film The Avangers yang pertama menurut saya bagus sekali. Tapi, begitu saya selesai menonton sekuelnya... wait, i think I've missed something.
Buat efek dan action-nya, The Avengers : Age of Ultron ini mungkin lebih baik. Tapi, dari segi cerita justru keteteran. Karena film ini menggabungkan banyak tokoh superhero sebagai tokoh utama, mereka jadi berebut porsi untuk bercerita. Lihat saja bagian drama masa lalu si kembar Maximoff, bagian romance-nya Hulk dan Black Widow, sisi lain Hawkeye dengan keluarganya, cerita Thor tentang precious gems dari Asgard... Sepertinya cuma Iron-Man dan Captain America yang agak sedikit mengalah (atau sudah tidak kebagian lagi) sehingga tidak terlalu terekspos, dan itupun justru membuat karakter mereka sedikit melenceng dari karakter asli mereka di film mereka sendiri.
Iron-Man atau Tony Starks, misalnya, jadi terlihat seperti tokoh yang tidak berpikir panjang dan seakan-akan ia bersikap 'gue bikin kesalahan, gue punya tim, ya sudah kita harus selesaikan bersma-sama'. Tidak tergambar rasa bersalah atau ingin bertanggung jawab dari sosok Tony Starks sepanjang saya menonton film ini. Beda sekali dengan penggambarannya di Iron-Man 3, ketika ia melindungi Pepper Potts dengan memakaikan baju iron-man-nya ketika rumahnya diserang.
Dari sudut pandang pribadi, saya merasa film ini terlalu banyak 'tempelan'nya. Side story-nya terlalu banyak - atau semua itu justru main story? Tapi, kalau niatnya memang mau lihat aksi superhero, film ini cukup bagus kok. Lagi-lagi, superhero favorit saya si Hulk :)
Rate
I'd give 3.00 out of 5.00. Not my kinda favorite of Marvel superhero movie. But, I actually had a good time with these guys!

0 comments